Selamat Datang

Situs Kerja Sama Undana ini kami buat untuk memfasilitasi berbagi dalam keterbatasan. Kami berharap untuk terus meningkatkan pelayanan, tetapi sumberdaya yang kami miliki terbatas. Namun kami yakin kami bisa melakukan itu melalui dukungan berbagai pihak untuk saling berbagi dan membagikan. Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan. Mohon berkenan berkunjung kembali agar kami bisa terus saling berbagi dan membagikan. Situs ini menggnatikan blog Kerja Sama Undana sebelumnya yang sedang kami arsipkan dan akan kami tutup.

Tuesday, 29 January 2019

Lokakarya Penguatan Inovasi Kemenristekdikti: Untuk mewujudkan Industry 4.0, penelitian tidak boleh berhenti hanya pada publikasi

Untuk membangun kesamaan persepsi dengan para pemangku kepentingan, Ditjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti menyelenggarakan Workshop Tindak Lanjut Hasil Rakernas Kemenristekdikti 2019 Bidang Penguatan Inovasi di Jakarta pada 29 Januari 2019. Workshop mengundang Menristekdikti dan Menteri PPN/BAPPENAS sebagai pembicara kunci serta Gubernur Sulawesi Selatan dan Rektor Institut Pertanian Bogor sebagau narasumber. Sebagai peserta dari luar kementerian diundang para Rektor dan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan/atau Inovasi perguruan tinggi negeri dan Direktur Politeknik Negeri seluruh Indonesia. Rektor Undana menghadiri langsung workshop tersebut dengan didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama.

Monday, 21 January 2019

Peresmian #AussieBangetCorner di Student Centre Undana: Tak hanya untuk menyiapkan mahasiswa studi lanjut di Australia

Warek Bidang Kerja Sama Ir. I Wayan Mudita, M.Sc., Ph.D., mewakili Rektor Undana membuka secara resmi #AussieBangetCorner di Student Centre Undana pada Selasa 22 Januari 2018. Pembukaan seyogianya dilakukan sendiri oleh Rektor, tetapi pada hari yang sama Rektor dipanggil Menteri untuk mengikuti rapat di Jakarta. Pembukaan #AussieBangetCorner tersebut dilakukan bersama dengan Konsul Mr. Sam Upritchard, mewakili Konsul Jenderal Australia di Makassar. Acara pembukaan dihadiri oleh Warek Bidang Kemahasiswaan, Dekan Ekonomi dan Bisnis, Hukum, Kedokteran, dan Pertanian, alumni Australia, dan mahasiswa perwakilan fakultas.

Wednesday, 16 January 2019

Rektor Undana, didampingi Warek Bidang Akademik dan Warek Bidang Kerja Sama, menerima kunjungan Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok ke Undana

Rektor Undana Prof Ir. Fredrik L. Benu, MSi, PhD., menerima kunjungan rombongan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar pada Kamis, 17 Januari 2019 di ruang kerjanya. Rombongan Konsulat Jenderal RRT di Denpasar dipimpin langsung oleh Konsul Jenderal Mr. Gou Haodong, sedangkan Rektor Undana dodampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. drh. Maxs U.E. Sanam, M.Sc., dan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Ir. I Wayan Mudita, M.Sc., Ph.D. Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama dari perwakilan pemerintah RRT ke Undana.

Tuesday, 15 January 2019

Pemaparan proposal penelitian kerja sama pengelolaan DAS lintas batas Indonesia-Timor Leste pada rapat pimpinan universitas

Sejak akan berakhirnya penelitian kerja sama tambang rakyat, Undana nelalui Wakil Rektor Bidang Kerja Sama telah menjajagi penelitian kerja sama lain dengan pihak Charles Darwin University (CDU) dan pihak lain yang terkait. Penjajagan dilakukan dengan melakukan pembicaraan dengan para dosen di universitas tersebut, antara lain dengan pakar ekologi Dr. Jeremy Russel-Smith. Pembicaraan yang kemudian dilanjutkan dengan korespondensi melalui email tersebut melahirkan penelitian mengenai ketahanan pangan dan penghidupan berkelanjutan yang menjadi cikal bakal dari proposal penelitian kerja sama yang dipaparkan pada Senin, 14 Januari 2019 yang lalu di Ruang Rapat UPT Laboratorium Terpadu Lahan Kering Kepulauan.

Monday, 7 January 2019

Rektor sampaikan Program Kerja Tahun 2019 dan minta pimpinan unit perhatikan Rekomendasi Rakernas Kemenristekdikti 2019

Bersamaan dengan Perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 yang dilaksanakan pada 7 Januari 2019 di Aula Universitas, Rektor Undana Prof. Fred Benu menyerahkan DIPA Tahun 2019 kepada seluruh unit kerja di lingkungan Undana. Mengawali acara penyerahan DIPA tersebut, Rektor memaparkan Program Kerja Tahun 2019 dan meminta kepada pimpinan unit agar dalam melaksanakan kegiatan, pimpinan unit memperhatikan rekomendasi Rapat Kerja Nasional Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Tahun 2019 (Rekrnas Ristekdikti 2019) yang dilaksanakan di Semarang pada 3-4 Januari 2019. Dalam pidatonya, Rektor menggarisbawahi beberapa rekoemndasi yang mendesak untuk ditindaklanjuti.

Rekomendasi Rakornas Kemenristekdikti 2019: Memerlukan dukungan kerja sama

Rapat Kerja Nasional Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Tahun 2019 (Rakernas Kemenristekdikti 2019) menghasilkan tujuh rekomendasi. Ketujuh rekomendasi tersebut mencakup rekomendasi di bidang (1) pembelajaran dan kemahasiswaa,. (2) kelembagaan IPTEK dan DIKTI, (3) sumberdaya IPTEK dan DIKTI, (4) riset dan pengembangan, (5) inovasi, (6) reformasi birokrasi, dan (7) pengawasan internal. Pelaksanaan ketujuh rekoendasi tersebut memerlukan dukungan kerja sama, baik dengan pihak dalam negeri maupun pihak luar negeri.

Tuesday, 1 January 2019

Pedoman Kerja Sama di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

Pedoman Kerja Sama di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi diatur melalui Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2017. Peraturan Menteri tersebut mengatur Ketentuan Umum, Bentuk Kerja Sama, Penyusunan Kerja Sama, Pelaporan Kerja Sama, Ketentuan Lain-lain, Ketentuan Peralihan, dan Ketentuan Penutup. Berikut ini kami sampaikan beberapa ketentuan yang berkaitan dengan Pedoman Kerja Sama di Kementerian Ristekdikti tersebut.

Siaran Pers Kemenristekdikti Mengenai Pentingnya Kerja Sama Perguruan Tinggi dengan Dunia Usaha

Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Kemenristekdikti menyampaikan Siaran Pers Nomor: 133/SP/HM/BKKP/VIII/2018 mengenai pentingnya sinergi antara perguruan tinggi. Menurut siaran pers tersebut, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dengan perusahaan. Hal ini menjadi hal yang tidak dapat dipungkiri karena perguruan tinggi akan mencetak lulusan yang membutuhkan pekerjaan, sedangkan perusahaan akan membutuhkan lulusan perguruan tinggi yang siap bekerja.